Jumat, 10 April 2020

TAFSIR SURAT AL QALAM AYAT 1-7

TAFSIR SURAT AL QALAM AYAT 1-7  
ن وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ) 
1. Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan 
TAFSIRNYA :  
وَالْقَلَمِ 
 Demi pena 
- Yakni alat yang digunakan untuk mencatat di Lauh Mahfuzh segala sesuatu yang terjadi sampai hari Kiamat. Ada pula yang menafsirkan qalam (pena) di sini dengan semua pena yang digunakan untuk mencatat ilmu. 
وَمَا يَسْطُرُونَ 
dan apa yang mereka tuliskan 
- Baik tulisan bebas maupun tulisan bersusun seperti syair. 

مَا أَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍ) 
2. dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila 
TAFSIRNYA: 
- Ayat ini merupakan bantahan terhadap ucapan orang-orang kafir bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang gila. 

وَإِنَّ لَكَ لأجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ) 
3. Dan sesungguhnya engkau pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya. 


 وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ) 
4. Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur. 
TAFSIRNYA : 
- Kesimpulan akhlak Beliau adalah seperti yang dikatakan oleh Aisyah radhiyallahuanha, : “Akhlak Beliau (Nabi Muhammad )adalah Al Qur’an”. Maksudnya adalah Beliau melakukan segala apa yang disebutkan dalam Al Qur’an , seperti pada ayat-ayat berikut: “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (Terj. Al A’raaf: 199) 







فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ) 
5.Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat, 
TAFSIRNYA : 
- Karena Allah Subhaanahu wa Ta’aala telah menempatkan Beliau pada posisi yang paling tinggi, sedangkan musuh-musuhnya menuduh Beliau sebagai orang yang gila, maka Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman, “Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,– Siapa di antara kamu yang gila?” 

بِأَيِّكُمُ الْمَفْتُونُ) 
6. Siapa di antara kamu yang gila 
TAFSIRNYA : 
- Kamu ataukah mereka? Sungguh jelas, bahwa Beliau adalah manusia yang paling mendapatkan petunjuk, paling menyempurnakan diri dan orang lain, sedangkan musuh-musuh Beliau adalah manusia paling tersesat dan paling buruk, mereka telah menggelincirkan hamba-hamba Allah dan menyesatkan mereka dari jalan-Nya. Cukuplah pengetahuan Allah terhadapnya; Dia lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan siapa yang mendapatkan petunjuk, dan Dialah yang akan menghisab mereka dan memberi balasan. 

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ) 
7. Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk 
TAFSIRNYA : 
- Dalam ayat ini terdapat ancaman bagi orang-orang yang sesat, janji kebaikan untuk orang-orang yang mendapatkan petunjuk, menjelaskan kebijaksanaan Allah, dimana Dia memberi petunjuk orang yang layak memperoleh hidayah tidak selainnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar