Berikut beberapa dalil Al-Qur'an dan hadis tentang ujian dari Allah serta kesabaran dalam menghadapinya:
1. Allah Pasti Menguji Hamba-Nya
Surah Al-Baqarah ayat 155-157
"Dan sungguh, Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar."
(QS. Al-Baqarah: 155)
Kemudian Allah menjelaskan ciri orang yang sabar:
"(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un' (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali)."
(QS. Al-Baqarah: 156)
Dan balasannya:
"Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."
(QS. Al-Baqarah: 157)
2. Ujian untuk Mengetahui Keimanan
Surah Al-'Ankabut ayat 2-3
"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman,' sedangkan mereka tidak diuji?"
(QS. Al-'Ankabut: 2)
Ayat ini menunjukkan bahwa ujian adalah sunnatullah bagi orang beriman.
3. Allah Tidak Membebani di Luar Kemampuan
Surah Al-Baqarah ayat 286
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
(QS. Al-Baqarah: 286)
Apa pun ujian yang Allah berikan, pada hakikatnya masih dalam batas kemampuan hamba tersebut untuk menanggungnya.
4. Bersabarlah, Allah Bersama Orang yang Sabar
Surah Al-Baqarah ayat 153
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."
(QS. Al-Baqarah: 153)
Kebersamaan Allah di sini adalah pertolongan, penjagaan, dan bimbingan-Nya.
5. Balasan Orang Sabar Tanpa Batas
Surah Az-Zumar ayat 10
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas."
(QS. Az-Zumar: 10)
Para ulama menjelaskan bahwa pahala kesabaran tidak disebutkan ukurannya karena begitu besar.
6. Nabi Ayyub Contoh Kesabaran
Surah Shad ayat 44
"Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah)."
(QS. Shad: 44)
Nabi Ayyub diuji dengan penyakit, hilangnya harta, dan wafatnya anak-anaknya, namun tetap bersabar dan tidak berburuk sangka kepada Allah.
7. Orang yang Paling Berat Ujiannya adalah Para Nabi
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Manusia yang paling berat ujiannya adalah para nabi, kemudian orang-orang yang semisal mereka, kemudian yang semisal mereka. Seseorang diuji sesuai kadar agamanya."
(HR. Tirmidzi no. 2398, hasan shahih)
8. Musibah Menghapus Dosa
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kesedihan, kegundahan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus sebagian dosa-dosanya karenanya."
(HR. Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573)
Hikmah Ujian
Menghapus dosa.
Meninggikan derajat.
Membuktikan keimanan.
Mendekatkan diri kepada Allah.
Melatih tawakal dan kesabaran.
Menjadi sebab datangnya pertolongan Allah.
Quote dari Al-Qur'an
"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah: 5-6)
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa satu kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan, karena Allah mengulang penyebutan kemudahan dua kali sebagai bentuk penguatan dan kabar gembira bagi orang yang sabar.