Senin, 06 April 2020

TAFSIR SURAT AL-’ALAQ AYAT 1-8

TAFSIR SURAT AL-’ALAQ AYAT 1-8 

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (١) 
 1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. 
Tafsirnya : 
اقْرَأْ 
Bacalah 
- Surah ini adalah surah yang pertama kali turun kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam; turun pada awal-awal kenabian ketika Beliau tidak mengetahui apa itu kitab dan apa itu iman, lalu Jibril ‘alaihis salam datang kepada Beliau membawa wahyu dan menyuruh Beliau membaca, ia berkata, “Bacalah”. Dengan terperanjat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Saya tidak dapat membaca.” Beliau lalu direngkuh oleh Malaikat Jibril hingga merasakan kepayahan, lalu dilepaskan sambil disuruh membacanya sekali lagi, “Bacalah.” Tetapi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam masih tetap menjawab, “Aku tidak dapat membaca.” Begitulah keadaan berulang sampai tiga kali, dan pada ketiga kalinya Jibril berkata kepadanya, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan–Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah–Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah–Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam–Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Terj. Al ‘Alaq: 1-5). 
بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ 
dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan 
- Yakni yang menciptakan semua makhluk. 

خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (٢) 
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah 
Tafsirnya : 
- Oleh karena itu, yang telah menciptakan manusia dan memperhatikannya dengan mengurusnya, tentu akan mengaturnya dengan perintah dan larangan, yaitu dengan diutus-Nya rasul dan diturunkan-Nya kitab. 

اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ (٣) 
3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia 
Tafsirnya : 
- Yakni banyak dan luas sifat-Nya, banyak kemuliaan dan ihsan-Nya, luas kepemurahan-Nya, dimana di antara kemurahan-Nya adalah mengajarkan berbagai ilmu kepada manusia. 





الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (٤) 
4. Yang mengajar (manusia) dengan pena 
Tafsirnya : 
- Maksudnya, Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca. 

عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (٥) 
5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. 
Tafsirnya : 
-yaitu sebelum Dia mengajarkan kepadanya hidayah, menulis dan berkreasi serta hal-hal lainnya. 

كَلا إِنَّ الإنْسَانَ لَيَطْغَى (٦) 
6. Ketahuilah! Sungguh, manusia benar-benar melampaui batas, 
Tafsirnya : 
- Imam Muslim meriwayatkan dengan sanadnya yang sampai kepada Abu Hurairah radhiyallahuanhu ia berkata: Abu Jahal berkata, “Apakah (kalian biarkan) Muhammad menaruh wajahnya (bersujud) di tengah-tengah kalian?” Lalu dikatakan, “Ya.” Maka Abu Jahal berkata, “Demi Lata dan ‘Uzza, jika aku melihatnya sedang melakukan hal itu, maka aku akan injak lehernya atau aku lumuri mukanya dengan debu.” Abu Hurairah berkata, “Maka Abu Jahal mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika Beliau sedang shalat karena menyangka akan dapat menginjak leher Beliau. Lalu ia (Abu Jahal) membuat mereka (kawan-kawannya) kaget karena ternyata mundur ke belakang dan menjaga dirinya dengan kedua tangannya. Ia pun ditanya, “Ada apa denganmu?” Abu Jahal berkata, “Sesungguhnya antara aku dengan dia (Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) ada parit dari api, hal yang menakutkan, dan sayap-sayap.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kalau sekiranya ia mendekat kepadaku, tentu malaikat-malaikat akan merenggut anggota badannya sepotong demi sepotong.” 











  
أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَى (٧) 
7. apabila melihat dirinya serba cukup. 
Tafsirnya : 
-Yaitu serba cukup” dengan harta benda yang dimilikinya; ayat ini diturunkan berkenaan dengan sikap Abū Jahal. 

إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى٨   
8. Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).  
Tafsirnya :  
-yakni kembali kalian nanti, karena itu Dia kelak akan memberi balasan kepada orang yang melampaui batas sesuai dengan dosa-dosa yang telah dilakukannya. Di dalam ungkapan ini terkandung ancaman dan peringatan buat orang yang berlaku melampaui batas. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar