Jumat, 10 April 2020

TAFSIR SURAT AL-MUDDATHIR AYAT 1-7

TAFSIR SURAT AL-MUDDATHIR AYAT 1-7 

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ) 
1.Wahai orang yang berselimut 
Tafsirnya : 
- Muzzammil dan muddatstsir artinya sama, yaitu berselimut. Allah Subhaanahu wa Ta’aala memerintahkan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk sungguh-sungguh beribadah baik yang manfaatnya untuk pribadi maupun untuk pribadi dan orang lain seperti dakwah. 

قُمْ فَأَنْذِرْ) 
2. bangunlah, lalu berilah peringatan 
Tafsirnya : 
- Yakni peringatkanlah penduduk Mekkah dengan neraka jika mereka tidak beriman. Menurut Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam Al Ushul Ats Tsalaatsah adalah memperingatkan manusia terhadap syirk (agar menjauhinya) dan mengajak kepada tauhid (beribadah hanya kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala). 

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ) 
3. dan agungkanlah Tuhanmu 
Tafsirnya : 
- Yakni agungkanlah Allah dari perbuatan syirik orang-orang musyrik, atau agungkanlah Dia dengan tauhid dan jadikanlah niatmu dalam memberi peringatan adalah mencari keridhaan Allah dan agar manusia mengagungkan-Nya dan beribadah kepada-Nya. 

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ) 
4. dan bersihkanlah pakaianmu 
Tafsirnya : 
- Maksud pakaian di sini bisa semua amal, yaitu dengan membersihkan dan memurnikan amal itu dan melakukannya secara sempurna, serta membersihkannya dari segala yang membatalkan dan mengurangi amal itu baik berupa syirk, nifak, ‘ujub (bangga diri), takabbur (sombong), lalai dsb. yang seorang hamba diperintahkan untuk menjauhinya dalam beribadah kepada-Nya. Bisa juga maksud pakaian di sini adalah pakaian hakiki, yaitu dengan membersihkannya dari najis, dimana membersihkannya termasuk salah satu syarat shalat dan bahwa seseorang diperintahkan membersihkan pakaiannya dari semua najis di setiap waktu, terlebih ketika masuk ke dalam shalat. Jika seseorang diperintahkan membersihkan zhahir (bagian luar), maka diperintahkan pula membersihkan batin dari noda dosa dan maksiat dengan istighfar dan tobat, dan bahwa bersihnya zhahir termasuk penyempurna bersihnya batin. 



وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ) 
5. dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji 
Tafsirnya : 
- Ar Rujz di sini bisa maksudnya berhala, sehingga Beliau diperintahkan untuk tetap selalu meninggalkan menyembah berhala. Bisa juga maksud Ar Rujz di sini adalah semua amal dan ucapan yang buruk sehingga Beliau diperintahkan untuk meninggalkan dosa-dosa baik yang kecil maupun besar, yang tampak maupun yang tersembunyi, termasuk pula syirk dan dosa-dosa di bawahnya. 

وَلا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ) 
6. dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. 
Tasirnya : 
- Yakni janganlah engkau memberikan kepada manusia nikmat agar nikmat yang engkau miliki bertambah banyak, dan engkau merasa bahwa engkau telah berbuat baik kepada mereka atau punya jasa kepada mereka, bahkan berbuat ihsanlah kepada manusia sesuai kemampuanmu dan lupakanlah ihsanmu kepada mereka dan janganlah kamu meminta upahnya kecuali dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan jadikanlah orang yang engkau berikan ihsan dan orang yang selainnya dalam keadaan sama. Ada pula yang mengatakan, bahwa maksudnya adalah janganlah engkau memberikan sesuatu kepada seorang pun dengan maksud agar orang itu membalasmu dengan yang lebih banyak dari yang engkau berikan. sehingga hal ini khusus untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. 

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ) 
7. Dan karena Tuhanmu, bersabarlah. 
Tafsirnya : 
- Terhadap menjalankan perintah dan menjauhi larangan, dan haraplah pahala dan keridhaan Allah dengan kesabaranmu itu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar